Kutarik bibirku menjauh dari kemaluanya dan kulepas Cdku sehingga nampaklah batang penisku yang sudah tegak berdiri dengan ujung merah dengan sedikit lendir. Akhirnya Fifi mulai menggoyangkan pantatnya perlahan. Bokep asian Aku hanya cengar cengir saja mendengar semua omomgannya. Aku terdiam sementara Fifi merasa diatas angin dengan berceloteh panjang lebar sambil sesekali dia senyum dan menyilangkan kakinya sehingga nampak pahanya yang mulus tanpa cacat. Tanganku kuarahkan untuk meremas payudaranya. Lidahnya menjilat dan mengecap seluruh bagian penisku. Gila, Sayang aku tidak berhasil mengatur waktu yang lebih lama lagi untuk tidak mengeluarkan cairanku. Fifi mulai pasrah dan kedua tangaku menaikkan kaos sehingga kini Fifi hanya memakai rok mini yang sudah tidak lagi berbentuk sedangkan BH hitam sudah tidak lagi menutup payudaranya. Aku hanya diam namun sedikit grogi juga, nampak wajahku panas mendengar penuturan Fifi yang langsung dan tanpa sungkan tersebut. “Ngomong apaan sih.., serius banget Fi…, apa perlu?”, tanyaku penuh selidik. “Belanja Apa De…, kok serius banget…”, Tanyanya dengan senyum manis. Sementara tangan kananku mengusap lembut punggungnya. Kupaksakan perlahan batang penisku akhirnya berhasil menjenguk lubang terdalam milik Fifi. “Eh.., De aku ada yang pengin kubicarakan sama kamu tapi jangan sampai tahu diana ya”, pintanya sambil melirikku penuh arti. Tak lama berselang kembali Fifi berdiri dan duduk disampingku.“De…”, sapanya manja.
Ibu Tiri Yang Ingin Kugentot (jilid 25, Adegan 3)
Actors:
Robin Pachino / Roger Smore