Shitt. Link bokep Aku masih grogi, bagaimana tidak, lha wong dia polwan… hiiiii. Tapi lagi ruwet nihh…, dia kecantol ama temen kerjanya, ini aku lagi ngurus cerai” katanya sambil sedikit serak. Tanganku ditarik lagi buat meremas-remas toketnya, aku mulai bersemangat.Tangan Dewi menelusup ke celanaku, burungku yang udah bengkak diremas-remas…, ahhhhhh. Sekalian belajar”
“Emang mbak Dewi rumahnya dimana?”
“Di perumahan ****, yahh agak jauh sih. Aku beranikan memeluk pinggangnya yang ramping dan aku rapatkan tubuhnya ke tubuhku. Terlihat jembut tebal menghiasi gundukan daging. Aku mulai bisa mengimbangi permainannya.“Mas, setelah ini giliranku yang dikasih kenikmatan ya?” sambil nafasnya mulai tersengal-sengal
“Ya mbak, aku puasin mbak dehh” tanganku dibimbing untuk ikut melepas celana dinas coklat miliknya. Dipegang dan mulai dielus lagi…, aku masih menggelinjang geli…, tapi lama-lama mulai terasa hangat dan nikmat lagi. “Ehm, maaf mbak. Tak berapa lama ia melepas mulutnya dari burungku…, uhhhhhh. Tapi aku kebingungan, dengan posisi celanaku yang sebatas lutut dan Dewi yang juga sama kami berdua keliatannya sama-sama bingung. Jadinya aku santai-santai sambil browsing materi kuliah, sambil slonjor-slonjor dan ngemil kacang.Sekitar jam 9 ada suara motor berhenti diluar. Burung mas juga enak kok…, kuat banget, padahal baru keluar habis-habisan lho tadi…” godanya genit. Tapi kadang-kadang gentian sama teman-teman yang lain, tergantung situasi lah. “Tapi, hatiku sedih sekali, makanya kadang kalo pulang kerja aku ndak